Khamis, 4 Mac 2010

TUNDUKKAN NAFSUMU SEBELUM ENGKAU DITUNDUKKANNYA!

Berpaling daripada Allah swt ketika turunnya hukum-hukumNya, bererti matinya agama,binasanya tauhid,musnahnya kerhedoan dan keikhlasan.Sedangkan hati orang mukmin tidak mengetahui, mengapa dan bagaimana hendak melayan dorongan nafsunya.Bahkan ia berkata: "Benar..!!! Semua nafsu itu mesti dilawan, ditentang dan dimusuhi."

Oleh yang demikian,barangsiapa yang ingin memperbaiki dirinya,maka hendaklah dia berlatih untuk memerangi nafsunya,sehingga dirinya bebas dari cengkeman kejahatan dan pengaruh nafsu,kerana seluruh nafsu itu mengajak kepada kejahatan.

Apabila kamu menundukkan nafsumu, maka seluruh nafsu itu akan menjadi baik,yakni kebaikkan yang berada didalam kebaikan.Sehingga jadilah ia mengikuti semua ketaatan dan meninggalkan semua kejahatan dan kedurhakaan.Dalam keadaan demikian, maka diucapkan baginya firman Allah yang bermaksud :

"Wahai jiwa yang tenang..!! kembalilah kepada Tuhanmu dengan penuh rhedo dan dirhedoi Nya maka masuklah kamu kedalam golongan hamba Ku dan masuklah ke dalam syurga Ku" (al-Fajr:27-30)

dan hati juga memainkan peranan didalam perjalanan hidup kita.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud :
" Sesungguhnya didalam jasad anak Adam itu ada segumpal daging.Apabila daging itu baik maka baiklah seluruh jasadnya, apabila daging itu rosak maka rosaklah seluruh jasadnya.Ketahuilah !! Dia adalah hati...!!!"

Jika kita mengharapkan agar Allah SWT sentiasa memandang kepada kita, maka sibukkanlah diri kita ini dengan melakukan ketaatan kepadaNya,bersabar bersama Nya, rhedo dengan segala ketentuan Nya terhadap diri kita dan orang-orang selain kita.

Sebelum kita menasihati orang lain maka kita seharusnya menasihati diri kita terlebih dahulu.Dan jangan lebih-lebih menasihati orang lain sedangkan diri kita masih bersemayam sesuatu yang perlu kita perbaiki.

Celaka lah kita !! apabila lidah kita bertakwa sedangkan hati kita berada didalam kedurhakaan, lidah kita bersyukur sementara hati kita berpaling. Allah berfirman yang bermaksud :

" Wahai anak Adam..!! Kebaikan Ku itu turun kepada Mu dan kejahatanmu itu naik kepada Ku"

Celaka lah kita..!! kerana kita mengaku sebagai hambaNya, sementara ketaatan kita, kita berikan kepada selain Nya. sekiranya kita ini adalah benar-benar hambaNya, maka kita akan kembali kepadaNya dan berpihak kepadaNya, nescaya kita akan bermusuhan keranaNya dan berkasih-kasihan juga keranaNya.

Seorang mukmin yang mempunyai keyakinan,tidak akan taat kepada hawa nafsunya,dirinya dan syaitannya.Dia tidak mengetahui syaitan sehingga di mentaatinya,dia tidak memperdulikan dunia sehingga ia menjadi hina kerananya.Oleh itu ia merendahkan dunia dan mencari penghidupan akhirat.Apabila dia sudah dapat menghasilkan kehidupan akhirat, maka ia akan meninggalkan dunianya, bertemu Tuhannya yang Maka Perkasa lagi Maha Agung.Dia ikhlas beribadah kepadaNya dalam semua waktunya.Dia mendengar firman Allah yang bermaksud :

" Dan tiadalah mereka disuruh, kecuali untuk menyembah Allah dengan ikhlas dalam(menjalankan) perintah agama"
(al bayyinah:5)

Buangkanlah kesyirikan dari dalam jiwa kita,dan esakanlah Allah yang Haq,Dia adalah Maha Pencipta segala sesuatu dan semuanya berada didalam kekuasaanNya.

Tiada ulasan:

Bila kalam berbicara ;

"Mata yang melihat namun buta penglihatannya, Telinga yang mendengar tapi tuli sebenarnya, Mulut yang berkalam mengapa bisu untuk berbicara.Inilah dia tradisi manusia yang mudah lupa asal usulnya dan tenggelam didalam kenikmatan yang sementara.." - DaengYH.

AlQuran

Listen to Quran